7

Film Laskar Pelangi

Akhirnya Film Laskar Pelangi memasuki proses produksi. Ini sekian kalinya sebuah novel diangkat ke dalam layar lebar. Tapi novel ini pun adalah sebuah kisah nyata yang dituliskan dalam deretan-deretan kalimat, maka filmnya pun pastinya menggambarkan kisah yang pernah terjadi dalam kehidupan anak manusia-kisah yang pernah terjadi berpuluh-puluh tahun yang lalu di sebuah desa terpencil. Beberapa anak kecil yang menyebut diri mereka sebagai laskar pelangi, bersekolah di suatu sekolah dasar yang hampir dibubarkan. Mereka datang dari keluarga yang memiliki kisah yang berbeda tapi mereka sama-sama datang dari keluarga yang tidak mampu dan masing-masing orang tua mereka sama-sama memiliki harapan agar masa depannya anaknya lebih baik dan mendapat pekerjaan yang tidak sama dengan pekerjaan orang tuanya. Yang pastinya para orang tua itu bermimpi anaknya mendapat pendidikan dan mempunyai kehidupan masa depan yang lebih mapan.

Film yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata ini akan menceritakan bagaimana mereka berjuang untuk bisa menyelesaikan sekolah walaupun jarak yang ditempuh untuk ke sekolahnya berkilo-kilo meter, tapi mereka tetap semangat sama dengan semangat yang dimiliki oleh satu-satunya guru mereka, Bu Muslimah, hingga akhirnya mereka menyelesaikan pendidikan SD tersebut dan kemudian berjuang untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Penggarapan ilustrasi musik film ini-pun juga memasuki awal-awal produksi. Penggarapannya diserahkan kepada Wong Aksan dan istrinya, Titi Sjuman, mereka berdua harus terjun langsung ke daerah setting novel tersebut agar feel-nya dapet. Mereka pun belajar dan survey alat-alat musik tradisional daerah tersebut untuk dimasukkan ke dalam penggarapanya.

Film ini akan digarap oleh Mira Lesmana dan Riri Riza. Semoga film ini menjadi salah satu film terbaik dan mampu meberikan angin segar dan semangat pembaharuan bagi remaja Indonesia dan akan lebih positif jika pesan film ini bisa sampai kepada anak-anak usia sekolah. Agar mereka tidak malas sekolah. 

20

Film “Ketika Cinta Bertasbih” mulai produksi

Setelah kesuksesan Ayat-Ayat Cinta yang divisualisasikan dalam film, kini giliran novel “Ketika Cinta Bertasbih” (KCB) juga akan mengikuti jejak ‘kakak’nya. Novel yang ditulis oleh Habbiburraham El Shirazy tersebut akan segera memulai masa produksinya.

Sebelum produksi dimulai, sutradara dan para tim kreative telah melakukan dialog dulu dengan para ulama. Hal ini agar film tersebut dapat tetap mencapai kereligiusannya.

Ketika Cinta Bertasbih ini akan diproduksi oleh Sinemart Pictures, dan akan digarap oleh sutradara senior Chairul Umam serta Imam Tantowi sebagai penulis skenario.
Kali ini sang penulis yang akrab dipanggil Kang Abik akan banyak terlibat dalam penggarapannya. Belajar dari pengalaman Film AAC yang menuai sukses dan juga kekecewaan karena tidak sesuai dengan novelnya, dia berharap agar film KCB tersebut bercerita seperti pada novelnya.

Cinta yang diusung film ini adalah cinta yang bersifat universal terutama ditunjukkan untuk keluarganya.

8

Film Laskar Pelangi

Novel Dealova sudah dibikinkan film, Novel Ayat-Ayat Cinta juga sudah bahkan akhir-akhir ini sedang gempar-gemparnya. Lalu, kira-kira kapan giliran Novel Laskar Pelangi ini difilmkan ya??
Kalo sampai novel ini dibuat jadi film pasti akan memberi warna tersendiri pada Dunia Pendidikan yang akhir-akhir ini lesu.

Dalam imajinasiku..bila film ini ada, akan ada scene dimana banyak senyum anak-anak kecil yang berlarian di tengah-tengah persawahan dan ada yang besemangat bersepeda gayung ketika berangkat sekolah..serta suasana desa terpencil yang kental dan yang pasti akan ada sosok panutan seorang pengajar  seperti Bu Muslimah dengan raut yang penuh ketegaran dan keteguhan dalam profesinya.

Pasti dengan adegan-adegan semacam itu nantinya akan dapat memberi semangat pada pelajar di seluruh Indonesia bahwa Pendidikan itu penting sekali dan harus diperjuangkan walaupun harus menempuh jarak bermil-mil untuk bersekolah.
Apapun kesulitan kita..belajar tetap yang menjadi utama

Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina
                               karena 
          Menuntutut ilmu adalah ibadah

😉

1

Synopsis Ayat-Ayat Cinta

————————————————————————————–
Melihat statistik blog hari ini setelah ku post komentar ttg Film Ayat-Ayat Cinta, ternyata naik cukup significant…banyak jg yg nge-link atau sekedar nyasar di blog-ku.. 😀
Jadi pingin nulis lg ttg topik ini. Kali ini pgn ngulas mengenai sypnosis film tersebut.
—————————————————————————————

Synopsis Ayat-ayat Cinta :

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?

taken from : http://www.ayatayatcintathemovie.com/

————————————————————————————-
Kalo baca novelnya sendiri, banyak hal-hal dan pelajaran yang bisa dipetik…
Novel yang bersifat dakwah tapi tidak menggurui..benar-benar halus dalam penyampaiannya.

————————————————————————————-

0

Film Ayat-Ayat Cinta

Belum lama sejak rilisnya, animo masayarakat sangat besar sekali..saking hebohnya blm ada 2 minggu sudah banyak yang nonton dr hasil download di internet. Padahal, kadg susah bgt cr film-film baru di internet. Tapi temen-temenku yang sudah nonton ada beberapa yang mengakui sudah nonton dr ‘perjuangan’ nya download file2 film AAC tsb. ‘Perjuangan’ dia menyebutnya begitu – daripada berdesak-desakan antri di 21 lbh baik searching dan ngobok-ngobok berbagai situs di internet sampek bunyek. he..he.. lucu juga…

Kalo aku..jujur sampai skrg blm nonton filmnya..(jadi malu jg) tapi aku sudah menduga bahwa filmny gak akan sebagus novelnya..sudah banyak contoh novel2 yang di buat filmnya di Indonesia, hsl filmnya gak memuasakan (ambil contoh kecil, film dealova). Maaf saya bukannya bermaksud menghina. Tapi ini juga menyunting dari banyak komentar temen-temenku. hampir semua kecewa ketika sebuah karya tulis divisualisasikan hasilnya justru malahan buruk. karena dasar inilah maka aku gak terlalu bersemangat sama filmnya. karena di benakku jika sudah nonton filmnya akan jutsru membuyarkan imajinasiku ttg suasana Mesir yang digambarkan di novel itu dan meporak-porandakan bayanganku ttg karakter-karakter dan penokohan yang dibangun novel tsb. makanya utk sementara aku masih memilih untuk tidak nonton film itu dulu. Kalo sudah bosen dgn imajinasiku baru aku nonton… hi..hi..

Banyaknya komen2 baik buruk ato jeleknya Film Ayat-Ayat Cinta, semoga masih ada harapan bahwa film itu akan ttp menjadi sebuah Pembangun Jiwa-seperti misi yang diusung Novel Ayat-Ayat Cinta.