FPI Daerah Membubarkan Diri

Aksi penyerangan organisasi FPI (Front Pembela Islam) di Monas tanggal 1 Juni 2008, masih dalam penyelidikan. Demo, komentar maupun aksi-aksi yang merupakan buntut dari penyerangan tersebut masih rame dilakukan di berbagai daerah oleh berbagai kalangan tidak hanya dari anggota FPI sendiri maupun dari Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Bahkan untuk FPI yang berlokasi di daerah-pun kena imbas dari aksi anarkis yang terjadi di Jakarta tersebut. FPI Jember, kemarin (3/06) membubarkan diri secara sukarela dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Mereka bahkan mengemukakan kekecewaan terhadap aksi di Monas tersebut. Pemimpin FPI Jember, Habib Abubakar membacakan surat pernyataan yang intinya  membubarkan FPI Jember di depan massa Garda Bangsa dan Banser.

Sementara itu, FPI di daerah lain bersikap waspada dan memperketat keamanan, mensiagai kemungkinan penyerangan terhadap organisasi mereka sewaktu-waktu.

sumber : Nuansa Pagi RCTI (4 Juni 2008), suryalive.com

3 thoughts on “FPI Daerah Membubarkan Diri

  1. Dibubarkan ?! biar para liberalisme, sekularisme, pluralisme dan para demokrat yang sok modern dan bisa hidup, tumbuh dan berkembang ?

    Ricuh saat demo mah biasa atuh…., ya sebagai konsekuensi demokrasi, tapi kayaknya pemberitaan mengenai ricuhnya FPI kok nge-Bum banget ya…, kayak berita tsunami…., kemarin dari pagi sampe malem beritanya FPI…mulu, mulai dari detikcom sampe berita tv…

    kasus kekerasan Golkar, PDI , PKB kalo dibanding FPI jauh lebih banyak, bukan hanya saat kalah Pilkada bahkan para petinggi di dewan juga kadang rusuh dan berantem, di pemerintahan banyak yang korupsi…., ngga pernah tuh ada yang nuntut dibubarin baik media maupun…

    Yang ana tau, akhir2 ini sebelum kejadian “Tragedi Monas”(syet dah istilahnya dramatis banget…) aksi razia FPI biasanya didukung dan dikawal polisi….

    Meskipun ana tidak setuju dengan kekerasan FPI kemarin…, kalo dipolitisir kaya gini mah serem juga jadinya…

    coba kalo ngga ada FPI…, bendera playboy pasti berkibar di Jakarta….

    Lha dibanding Anshor dan Banser yang menjaga gereja, mending FPI. Memberantas maksiat. Kenapa cuma lihat kekurangan FPI???????

    Memang pernah lihat Banser dan Anshor memberantas maksiat, minuman keras dan sebagainya?

    Lucunya mereka katanya marah karena gus dur dihina Habib, tapi mereka enggak pernah marah saat gus dur menghina Al Qur’an. Lagian asal tau aja bulan mei 08 lalu si gusdur baru pulang dari Israel dan menerima penghargaan dari Israel.

    Hidup FPI……

    Soal salah dan benar, silahkan hukum yang menilai bukan orang per orang

    Percuma bubarin FPI, Mujahidin mati satu tumbuh seribu.

    HIDUP FPI!!! HIDUP FPI!!!

  2. Coba kita tanya. Mengapa mereka begitu kerasnya menentang undang?
    Karena pemerintah begitu ‘buta’ atas hukum negara ini. Contohnya ketika Hiburan malam diganyang habis. Para pemilik hiburan itu tidak mau mengikuti aturan jam tutup bulan Ramadhan.

    Saya juga sungguh kecewa atas media yang hanya memblow-up ketika mereka beraksi.
    Tidakkah mereka terlalu subjective? Tidak pernah kita lihat FPI yang bernegosiasi dengan pemilik hiburan malam sebelum akhirnya mereka mengganyang lantaran pemilik tetap keras kepala?

    Dan asalkan tahu saja. Jika aparat menindak tegas para pelanggar hukum, tentu badan seperti FPI takkan nekat memberantas dengan anarkis.

    Bukankah di silang monas yang mereka hajar merupakan pengikut ajaran sesat? Bukankah dalam Islam kebebasan beragama yang disebutkan adalah TIDAK MENGINJAK-INJAK ISLAM? Jika ada yang menyebutkan Ada Rasul setelah Muhammad SAW Atau mencampuradukkan urusan Al-Qur’an, Bukankah kita wajib membasmi kaum tersebut?

    Jika Ahmaddiyyah mau mengambil Tuhan baru dan bukan Allah SWT dan kitabnya bukan Al-Qur’an apa kek misalnya Kitab Abu-Lahab atau apa kek. Toh FPI tak peduli. Buktinya Lia ‘EDEN’ tak mereka usik. Lantaran Lia mendirikan agama lain dan bukan Islam.

    FPI….. Meskipun saya kurang suka juga dengan ekstrim kalian. Namun Saya dukung kalian! Hidup FPI! Allah melindungi kalian… Tetaplah berjihad

    Gus Dur? Bah saya ga mau manggil dia dgn sebutan ‘GUS’, memangnya dia atasan saya?? Dia ga pantes disebut ulama! Mana ada ulama yang menginjak dan menghina Islam… sungguh kasihan. dikasih umur panjang untuk bertobat disia-siakan. kelak akan menyesal diakhirat!

    Sungguh kasihan sudah buta mata…. juga buta hati.

    Marilah kita doakan ia supaya bertobat dan Insya Allah masuk syurga jika diampuni Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s