Film “Ketika Cinta Bertasbih” mulai produksi

Setelah kesuksesan Ayat-Ayat Cinta yang divisualisasikan dalam film, kini giliran novel “Ketika Cinta Bertasbih” (KCB) juga akan mengikuti jejak ‘kakak’nya. Novel yang ditulis oleh Habbiburraham El Shirazy tersebut akan segera memulai masa produksinya.

Sebelum produksi dimulai, sutradara dan para tim kreative telah melakukan dialog dulu dengan para ulama. Hal ini agar film tersebut dapat tetap mencapai kereligiusannya.

Ketika Cinta Bertasbih ini akan diproduksi oleh Sinemart Pictures, dan akan digarap oleh sutradara senior Chairul Umam serta Imam Tantowi sebagai penulis skenario.
Kali ini sang penulis yang akrab dipanggil Kang Abik akan banyak terlibat dalam penggarapannya. Belajar dari pengalaman Film AAC yang menuai sukses dan juga kekecewaan karena tidak sesuai dengan novelnya, dia berharap agar film KCB tersebut bercerita seperti pada novelnya.

Cinta yang diusung film ini adalah cinta yang bersifat universal terutama ditunjukkan untuk keluarganya.

20 thoughts on “Film “Ketika Cinta Bertasbih” mulai produksi

  1. wah, siyapa yah yg kira-kira bakal meranin Azzam.
    kalok bisa sih agar perannya “hidup” tokoh Azzam harus bisa berdiyalog dengan aksen jawa seperti yg digambarkan dalam novel.

  2. Untuk semua tim dan kru KCB, termasuk kang Abik, agar bisa mencari artis-artis baru yang aktingnya tidak kalah bagus dengan pemain-pemain seniornya tapi juga meiliki karakter dan kehidupan yang bersih dan juga orang-orangnya harus sopan dalan sikap dan berpakaian. Agar tidak memberikan kesan yang jelek terhadap film itu sendiri. Kalau bisa yang main film ini adalah orang-orang yang juga berjilbab. Bukan hanya kepalanya saja yang dijilbabi, tapi juga hatinya. Kalau aku punya saran, lebih baik yang memernankan Azzam adalah DUDE HARLINO. Insya Allah dia itu religi kok. Kalau Fedi Nuril saja bisa memerankan tokoh Fahri, kenapa Dude Harelino tidak di coba menjadi Azzam?

  3. bener banget..emang kalo bisa cari pemeran wanitanya yg memang dlm kehidupan sehari-hari pakai jilbab, jadi bisa dijadikan teladan gak hanya sebuah wacana dalam bentuk visual aza..tapi pelajaran yang disampaikan masih tetap melekat walaupun dah selesai lama filmnya.
    Untuk pemeran prianya, cari yang bener2 keliatan religius dan berkharisma dan keliatan khsyu’ beribadah.
    Semoga film KCB ini tidak mengecewakan seperti film AAC ya..?😉

  4. Aq setuju banget kalw para pemainnya KCB mirip2 ma para tokoh yg dperanin, kalw saranku sich,,, buat kang Abik, pemeran azaam cari saja anak pesantren ataw jebolan pesantren di jawa! Tapi, yang bermutu lho..! Ntar kan pinter ngajinya dah terjamin, n yang penting low profile! Juga buat ceweknya juga harus berjilbab n pinter ngaji! Siapa tahu nanti hal tersebut bisa nge-trend di tahun depan! Ami..en
    Sekalian biar amerika tau kalaw Islam itu indah!

  5. Wah kalo boleh berandai-andai. Untuk tokoh Azzam, kalo dari kalangan aktor yg udah matang ya si Lukman Sardi. Mengapa? Krn kalo dari tokohnya Azzam di novel digambarkan dia itu terkesan agak “ndeso” dan wajah ndeso itu bisa ditemukan pada lukman sardi. Lihat waktu dia meranin supir bajaj di pilem Naga bonar jadi 2. Pas banget tuh. Habis itu wajahnya cukup mendukung, krn Azzam ini adalah tokoh yg sudah sangat dewasa. Dewasa yg tertempa oleh keadaan. Kalo Dude Herlino, sebenarnya cocok juga sih, tapi bagusnya dia jadi Furqan. Krn ada kesan ningrat di wajah dude herlino. Di satu sisi dia alim tapi disisi lain ada misteri diwajahnya, persis tokoh Furqan.
    Kalo Eliana, kayaknya yg cocok tuh Luna Maya. Agak tomboy dan manja, kelihatan banget dari karaktyer Luna Maya.
    Untuk tokoh Anna, wah ini yg susah…siapa ya yang kira-kira cocok. kayaknya Inneke Koesherawaty ali ya….hehehe. Tinggal make upnya aja di atur supaya gak kelihatan glamour gitu.
    Kalo tokoh husna sih…kayaknya gak susah-susah amat nyarinya.

    Pokoknya saya ucapkan selamat dan sukses untuk produksi filem KCB, semoga oilem ini akan jauh lebih baik dari pilem AAC. Mogo-moga Mas Chairul Umam dan Imam Tantowi akan menjadi tandem yg terbaik untuk pembuatan pilem ini.

  6. Mudah2an yg jadi Azzam bukan Dude Herlino, sinetron banget kayanya! Kenapa ga Irgi Fahrezi aja yg jelas2 lebih sering muncul di program2 bernuansa Islami. Pokoknya ga terima kalo yg meranin Azzam dari dunia sinetron!

  7. Aku mendukung banget banyaknya film-film yang bernuansa Islami…..
    Jadi,g cuma film-film percintaan aja yang ditayangin…….
    Klo boleh usul, yang jadi Azzam tuh DUde HarLino…… coz dy tuh religius bgt…,pinter ngaji,rajin shalat,sopan dan santun, ya cakep juga sihhhh… pokokx T O P B G T………

  8. aku menyambut dengan baik tentang adaptasi novel KCB menjadi film layar lebar. smoga pesan yang akan disampaikan dalam film ini akan mengena, dan smoga saja pemerannya benar-benar menjadi aktor yang benar-benar menjadi figur generasi muda di indonesia.
    maju terus perfilman indonesia…dan smoga jaya perfilman islam

  9. Pak Chairul Umam akan menggarap Novel “Ketika Cinta Bertasbih” karya Habiburrahman El Shirazy ke dalam film layar lebar, saya menyarankan yang memerankan Azzam itu adalah aktor AGUS KUNCORO.

    Alasan2nya antara lain : tidak bertampang seorang model, usia berkisar sama dengan tokoh Azzam, tampang pekerja keras dan ulet, tidak cengengas cengenges, tidak berkulit putih…..(tipe laki2 sejati lah)…..karena tokoh Azzam adalah pekerja keras yg sering kepanasan, kalem alias tidak banyak ngomong dan orang Jawa.

    Aaaah semoga saja saran ini betul2 dipertimbangkan karena saya agak kecewa dengan film Ayat2 Cinta yang hasilnya tidak sehebat Novelnya.

  10. yg penting, pemeran utama pria dan wanita hrs ganteng dan cantik, dan kalau bisa jangan wajah-wajah yg sudah terkenal (biar freshhh). Tp kalau dilihat dari persyaratan untuk para pemainnya, banyak dan bermacam-macam. Bisa-bisa, ada persyaratan tertentu pula untuk penontonnya.

  11. Assalamualaikum wr. wb,
    untuk Pak Chairul Umam, saya berharap semuanya sukses.. dan mudah-mudahan ceritanya persis seperti yang di novel agar tidak ada kekecewaan untuk para penonton yang sebelumnya membaca novelnya terlebih dahulu, yang beber2 tau jalan cerita dalam novel..karna tidak sedikit orang2 yang kecewa dengan film AAC yang karakternya tokoh tidak sesuai dengan karakter yang ada di novel, selain itu banyak adegan2 dalam novel yang sangat dinantikan ketika akan tayang dalam film ternyata tidak ada.. tapi terlepas dari rasa kecewa pun, saya kagum pada film AAC karna dalam film AAC ini Sutradaranya dapat membuat kisah mengenai kehidupan berpoligami, bagaimana seorang suami yang mempunyai dua orang istri dapat adil terhadap istri2nya,dan seorang istri tertua yang merelakan setengah dari suaminya untuk istri keduanya…

    saya percaya pak Chairul Umam dapat mencari para tokoh yang sesuai dengan karakter dalam novel…kami nantikan film KCB.. smoga dalam pemnggarapan film KCB ini lancar dan SUKSES…Amin..

    maaf, teman saya meminta tolong mengenai informasi audisi/casting film KCB…teman saya akan merasa sangat senang dan beruntung jika dapat kesempatan mengikuti dan mengetahui proses pencarian tokoh dalam film KCB…trima kasih…
    Wassalam,

  12. assalamu’alaikuuum.. kang mamang yang baik dan kang abik yang jenius.. kl pingin ikut casting tapi umur ku sudah 30 tahun boleh ngga yaaaa… tapi alhamdulillah wajahku masih seperti anak kuliahan hehe..

  13. alhamdulilah jalan ceritanya sangat indah mengemasnya,buku ini membuka mata saya jodoh ditangan tuhan saat ini saya blajar dari ana menyerahkan semua pada 4ll,untuk memberikan kita yang menurut ia terbaik, buku ini membuat saya tidak lagi pesimis dalam hidup karena saya yakin dari setiap kejadian pasti ada hikmah seperti kejadian cerainya furkon dan ana,semoga difilm ini bisa menjadi jalan dawah yang ringan tapi lebih masuk, amin,

  14. Alhamdulillah,banyak pelajaran yg saya dapat dari buku ini……….
    dan klo bisa beri masukan karna setelah memgetahui karaktep dari azzam saya yakin banget klo DUDE HERLINO COCOK,pas banget jadi azzam, aaaamiiiiiiiiiiiin semoga PLeas,,an saya juga yakin pasti tdk akan mengecewakan insyaa ALLAH…..wassalam

  15. Salut untuk kang Abik………..kapan tayangnya ya film KCB ini? saya haus untuk menontonnya. kabarnya bakal dibuat 3 seri. gimana jadinya ya nanti? ada yang tahu nggak?

  16. salam kenal…
    yahhh.. saya sih menghargai-menghargai aja hasil kerja sineas indonesia.. oleh karena itu,, saya bikin blog tentang mengkritik film,,, siapa tau bisa jadi pegangan para sineas dengan melihat kritik-kritik dari penonton untuk film film yang ada… jadi bisa lihat reaksi penonton dan belajar dari kritikan penonton tersebut.. untuk itu,, coba deh lihat blog saya dan komentarin bila berkenan…

    http://kritikpenonton.wordpress.com

    terima kasih
    -djd-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s