Kartun Naruto memakan korban

Kartun yang beken akhir-akhir ini di televisi dan digandrungi banyak orang mulai dari kalangan mahasiswa, remaja, maupun anak-anak..ternyata berefek buruk juga. Terbukti, karena menirukan adegan yang ada di kartun tersebut, seorang Anak SD di Semarang meninggal dunia. Hasil otopsi memang belum diumumkan hari ini tetapi dari leher korban terdapat bekas luka-luka, dan diduga si korban ini meninggal karena terjerat ikat pinggang di lehernya..uhh mengenaskan.
Yukk mulai sekarang kita temani putra-putri kita atau adik-adik kecil kita ketika menonton tayangan di televisi, apapun itu acaranya, dan beri pengarahan untuk mereka.
Jangan sampai televisi menjadi boomerang bagi kita dan memakan korban jiwa (sebelumnya acara Smack Down).

31 thoughts on “Kartun Naruto memakan korban

  1. menurut saya, tidak ada yg salah dg film anime Naruto dan seharusnya film itu memang konsumsi untuk remaja. cuma yg saya heran, anak itu meninggal karena kecelakaan dan kebetulan saja senang nonton Naruto, lah koq film Naruto-nya yg disalahkan? padahal film kartun Tom & Jerry, menurut saya malah lebih keras & sadis, tapi koq gggak ada ya yg klaim mati karna menirukan adegan film Tom & Jerry? tayangan stasiun2 tv kita memang smakin memprihatinkan, lebih mementingkan keuntungan dibanding pendidikannya. sinetron2 yg isinya iri-dengki, si juwita dan si sirik, tangis2an, mem-bentak2, dst dsb, nggak ada bagusnya deh. dg terpaksa saya pun harus berlangganan tv berbayar yg memang film2nya lebih baik dari tv kita. tiap hari anak saya nonton film di disney channel, nickelodeon, playhouse disney. aman. yah demi pendidikan, pengetahuan dan perkembangan anak.

    • saya juga stuju dengan si ading apalagi dengan film dragon ball film itu pun sampai terjadi pembunuhan tetapi knapa naruto itu yg di peragakan oleh anak kecil???

  2. wew… sadis banget… berarti kita harus mendampingi anak2 klo lagi nonton tv.. agar mereka gag menirukan semua adegan yg ada di TV

  3. turut bduka….
    tp jgn salahin naruto’y…soalnya gw suka bgt naruto.
    hal ky gitu bs tjd emng kurang pngwsn ajah..

  4. saya blogger kelas 4 esde. saya mengucapkan innalillahi wa inna ilayhi roji’un buat anak yang mati. saya juga suka naruto. tapi mudah-mudahan saya tidak mati. kunjungi blog saya dan kasih komentar ya. makasih.

  5. saya atas nama penggemar naruto turut berduka cita, naruto sebenernya bukan kartun anak – anak, tapi untuk kalangan remaja. mungkin untuk anak – anak harus ada pengawasan dari orang tua saat nonton film kartun, karena ngak semua film kartun itu bisa di konsumsi anak – anak.

  6. wah,saya juga salah satu fansnya uzumaki naruto,menurut saya yang harus disalahkan bukan filmnya tapi komisi pengawas penyiaran dan pemilikstasiun televisi dan bukan hanya Film Naruto saja banyak film2 yang menampkaan kekerasan dan itu film lokal .harusnya pemerintah dalm hal ini komisi perlindungan anak Yaitu “seto Mulyadi Atau yang akrab disapa Kak Seto” yang harus disalahkan .Dia Jangan hanya cari Kepopuleran dan meraup uang saja dari kasus 2 yang dia tangani.Dia kan kepala KPAI harusnya dia kritis melihat fenomena yang ada di Indonesia
    Menurut saya KPAI yang layak DIPERSALAHKAN Khususnya ‘KAK SETO”

  7. bener…………
    gw setuju ma lo
    dalam menonton film apapun itu, anak2 mang harus ditemani.
    walaupun pesan yang disampaikan adalah baik, tapi yang namanya anak2 belum bisa mencerna semuanya.
    jadi, mari……..kita temanin adik2 kecil kita dan anak2 kita dalam menonton tayangan yang ada di televisi

  8. sebaiknya acara ini diselidiki KPI juga donk..mungkin inilah citra TV kita..mari org indonesia,perbaikilah kartun kita..agar tidak terjadi korban nyawa lagi..

    • hai…syita ainul hayati akmaliah panjang juga nama kamu….. boleh aku minta foto kamau….. anak banyuwangi …….. salam kenal aja…..!!!!

  9. Pada awalnya saya cuma pengen punya website, eh… kok malah dapet penghasilan tambahan, SITEKNO bukan cuma sebuah solusi, Tapi Mesin Uang yang sangat Efektif dalam menambah pendapatan kita. Sekali Lagi DAHSYAT Sitekno !!!(www.rudinugraha.com)

  10. Memang bangsa ini kurang menyaring program-program televisi yang ditayangkan. banyak program-program yang kurang mendidik, seperti sinetron serem, mistik, kekerasan, cengeng, sinetron yang menghadirkan tokoh antagonis yang terlalu dibuat-buat, terlalu mengedepankan agama tertentu sehingga berbau sara.
    sungguh sangat disayangkan generasi kita nantinya, akan bermental-mental manja, cengeng, jiwa teroris, tidak menghargai kebhinekaan….

  11. Menurut saya ya : sebenarnya kematian korban mungkin sudah ajalnya hanya saja jalan yang dituliskan dengan cara seperti itu, beberapa bulan yang lalu saja ada dua remaja SMA berkelahi dan hanya karena di tampar satu kali remaja tersebut juga meninggal, namun ya.. memang setiap film pasti berefek samping, dan inilah tugas bagi orang tua untuk selalu membimbing anak-anak mereka, mengarahkan kepada mereka mana yang baik dan mana yang buruk, sekian menurut saya..

    Mohon maaf lahir dan Batin, Minal Aidin walfaizin😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s