Synopsis Ayat-Ayat Cinta

Maret 5, 2008 at 11:22 am | In Film, Hiburan | 1 Comment
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

————————————————————————————–
Melihat statistik blog hari ini setelah ku post komentar ttg Film Ayat-Ayat Cinta, ternyata naik cukup significant…banyak jg yg nge-link atau sekedar nyasar di blog-ku.. :D
Jadi pingin nulis lg ttg topik ini. Kali ini pgn ngulas mengenai sypnosis film tersebut.
—————————————————————————————

Synopsis Ayat-ayat Cinta :

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?

taken from : http://www.ayatayatcintathemovie.com/

————————————————————————————-
Kalo baca novelnya sendiri, banyak hal-hal dan pelajaran yang bisa dipetik…
Novel yang bersifat dakwah tapi tidak menggurui..benar-benar halus dalam penyampaiannya.

————————————————————————————-

Film Ayat-Ayat Cinta

Maret 5, 2008 at 5:45 am | In Film, Hiburan | Leave a Comment
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum lama sejak rilisnya, animo masayarakat sangat besar sekali..saking hebohnya blm ada 2 minggu sudah banyak yang nonton dr hasil download di internet. Padahal, kadg susah bgt cr film-film baru di internet. Tapi temen-temenku yang sudah nonton ada beberapa yang mengakui sudah nonton dr ‘perjuangan’ nya download file2 film AAC tsb. ‘Perjuangan’ dia menyebutnya begitu - daripada berdesak-desakan antri di 21 lbh baik searching dan ngobok-ngobok berbagai situs di internet sampek bunyek. he..he.. lucu juga…

Kalo aku..jujur sampai skrg blm nonton filmnya..(jadi malu jg) tapi aku sudah menduga bahwa filmny gak akan sebagus novelnya..sudah banyak contoh novel2 yang di buat filmnya di Indonesia, hsl filmnya gak memuasakan (ambil contoh kecil, film dealova). Maaf saya bukannya bermaksud menghina. Tapi ini juga menyunting dari banyak komentar temen-temenku. hampir semua kecewa ketika sebuah karya tulis divisualisasikan hasilnya justru malahan buruk. karena dasar inilah maka aku gak terlalu bersemangat sama filmnya. karena di benakku jika sudah nonton filmnya akan jutsru membuyarkan imajinasiku ttg suasana Mesir yang digambarkan di novel itu dan meporak-porandakan bayanganku ttg karakter-karakter dan penokohan yang dibangun novel tsb. makanya utk sementara aku masih memilih untuk tidak nonton film itu dulu. Kalo sudah bosen dgn imajinasiku baru aku nonton… hi..hi..

Banyaknya komen2 baik buruk ato jeleknya Film Ayat-Ayat Cinta, semoga masih ada harapan bahwa film itu akan ttp menjadi sebuah Pembangun Jiwa-seperti misi yang diusung Novel Ayat-Ayat Cinta.

Nyepi di Bali

Maret 5, 2008 at 5:25 am | In Umum | 1 Comment
Tags: , , , , , , , , , , ,

Ini pertama kalinya aku bakal merasakan dan melihat susana nyepi di Bali. Penasaran dr dl pgn tau suasana nyepi di pulau yang jadi pusat-nya umat Hindu di Indonesia ini.
Tapi ngenes juga kalo lewatin nyepi-nya di kos, gak bisa bayangin gimana “ipes hidesnya” :( (
Semoga bisa melewatinya di tengah-tengah saudara-saudara. Walaupun tidak boleh menimbulkan suara berisik setidaknya kan ada temennya di kala gelap gulita.

Besok kerja hanya setengah hari, dan menurut rekan-rekan kantor, sore besok, jalanan Bali akan macet karena akan ada pawai ogoh-ogoh. So kalo aku tidak ingin bertahan di kos waktu nyepi harus pulang lebih awal biar tidak kena macet.

Untuk yang ingin melewatkan dan mengetahui suasana nyepi di Bali, bagi yang di luar Bali, hari ini dan besok adalah kesempatan terakhir untuk tiba, karena besok malem baik bandara maupun pelabuhan gilimanuk ditutup. Jadi akses ke Bali mulai Hari Kamis malem sampai dengan Sabtu pagi ditutup total, baru buka mungkin hari Sabtu sekitar jam 9an. 

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.